Publisher Game Merasa Dirugikan oleh Pasar Game Bekas

Salah satu publisher besar yang pernah merajai industri game, Atari, menyatakan kekecewaannya terhadap adanya penjualan game bekas. Namun, cukup serupa dengan pengembang dari game Burnout Paradise yaitu Criterion, tampaknya mereka juga bermaksud untuk melakukan sesuatu yang berkaitan dengan hal itu.

CEO Atari, David Gardner, mengungkapkan pendapatnya mengenai masalah jual-beli game bekas dalam acara Atari Live event yang diadakan di London, hari Selasa lalu. Gardner mengakui bahwa penjualan game bekas telah cukup menyakitkan bagi industri game saat ini, walaupun hal itu sendiri dapat mengartikan salah satu elemen gaya hidup pilihan konsumen. “Sebagaimana game berubah dan berkembang, disk dalam kemasan hanya menjadi salah satu bagian dari pengalaman. Sebagaimana pengalaman tersebut semakin berkembang, maka itu tidak jadi soal,” ucap Gardner.

Sindiran serupa juga telah terlebih dahulu diungkapkan oleh beberapa pengembang lain, dengan game-game seperti Burnout Paradise yang mendapatkan sejumlah update konten yang cukup menjauhkan para gamer-nya dari niat menjual kembali game tersebut ke toko-toko yang menerimanya. Gardner menyebutkan bahwa Atari bermaksud untuk melakukan hal semacam itu sebagai salah satu strategi sentral dalam satu tahun mendatang.

Pimpinan Atari, Phil Harrison turut menambahkan, mengatakan bahwa bukanlah sebuah kebetulan apabila game-game berjangka panjang akan lebih menarik untuk dimainkan terus menerus dan lebih mengurangi niat seseorang untuk menjualnya kembali. “Game-game dengan komunitas yang melekat, dengan pengalaman bermain yang terus diperluas, adalah sesuatu yang pastinya tidak ingin anda tukar, sesuatu yang tetap ingin anda jaga,” ungkap Harrison. “Dan hal itu tengah berada dalam strategi mendatang kami. Jadi, kami tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut,” tambahnya.

Iklan

~ oleh Alex Regaliano pada Desember 6, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: